Sabtu, 20 Oktober 2012

...Ketika malam pertama tiba(sebuah renungan...



Satu hal buat renungan kita bersama, Tuk merenungkan Indah nya malam pertama.Tapi bukan malam penuh keNikmatan dunia semata,Juga bukan malam pertama masuk keperaduan Adam dan Hawwa,Justru malam pertama pernikahan kita dengan sang Maut.
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara.

Hari itu mempelai dimanjakan,mandi pun harus dimandikan, Seluruh badan kita terbuka, tak ada sehelai benang pun yang menutupinya.
Tak ada sedikit pun rasa malu.

“ Seluruh badan digosok dan dibersihkan. Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan.
Bahkan lubang (..) itu-pun hanya ditutupi kapas putih.
“Itu sosok kita,itulah jasad kita waktu itu,
“Setelah selesai dimandikan,kita pun dipakai kan Gaun Cantik berwarna putih. Kain itu jarang orang yang memakainya,karena bermerk sangat terkenal bernama KAFAN,,!
Wewangian ditaburkan ke gaun kita, bagian kepala dan kaki di ikatkan,
“Tetap itu-lah wajah kita...!!

Keranda pelaminan langsung disiapkan, pengantin bersanding SENDIRIAN..!!
Mempelai diarak keliling kampung bertanduk tetangga menuju Istana ke ABADIAN, sebagai simbol asal-usul.
Kita di iringi dengan langkah gontai seluruh keluarga.Serta rasa haru para Handai taulan.
Gamelan Syahdu berSyairkan Adzan dan kalimah Dzikir, Akad nikah bacaan Talkin, Berwalikan liang lahat, saksinya Nisan yang telah tiba duluan,
Siraman Air mawar, pengantar akhir kerinduan.

Dan akhirnya....?!
Tibalah saat nya masa pengantin menunggu dan ditinggal SENDIRIAN,,!!!
Tuk mempertanggung jawab kan seluruh langkah kehidupan.
"Malam pertama bersama Kekasih,ditemani rayap- rayap dan cacing tanah.
Dan ketika tujuh langkah telah pergi, kita pun di tanya oleh Sang Malaikat,
“Kita tak tau... Apa-kah akan memperoleh Nikmat kubur..??
Ataukah kita akan memperoleh siksa kubur..??

Kita tak tau.. Dan tidak seorang pun yang tau..!
Tetapi anehnya,Kita tak pernah galau ketakutan,Padahal Nikmat-kah atau Siksa-kah yang akan kita terima di alam kubur sana?
Kita sungkan sekali meneteskan airmata ketika kita ber Do'a memohon Ampunan-Nya,
Seolah barang berharga yang sangat mahal!
Dan DIA Kekasih itu, menempatkan kita ke SYURGA ataukah melempar kita ke NERAKA?
Tentunya kita mengharap menjadi ahli Syurga, Tapi sudah pantas kah perbuatan kita selama ini untuk disebut AHLI SYURGA..???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar